Tuesday, May 1, 2012

Whistleblowers (WB)


—  Whistleblowers (WB) memegang peran dalam membongkar bermacam pelanggaran hukum, atau kejahatan, maladministrasi, kecurangan, mismanajemen/salah pengurusan, kelalaian yang memiliki dampak yang merugikan bagi publik.

—  WB tidak hanya dikenal dalam pengungkapan suatu tindak-pidana, tetapi perbuatan curang lainnya baik yang merugikan masyarakat (public sector) maupun perusahaan (private sector) dalam perkara perdata, perburuhan, kesehatan, lingkungan hidup, dll.


—  Definisi : Whistleblower' atau 'whistleblowing' sebenarnya merupakan sebuah istilah yang belum baku.  Istilah ini justru tidak memiliki definisi hukum yang umummya  disepakati.

—  Ethical Resister, WB, Pemukul Kentongan dll

—  Mulai berkembang di Amerika di era 60-an/70-an : Nuclear Accident, obat-obatan yang berbahaya, pembuangan limbah berbahaya dan beracun

—  Kriteria : mengungkapkan laporan ke otoritas/publik, orang dalam

—  whistleblowing berarti suatu pengungkapanyang melibatkan atau dilakukan oleh seseorang,  atau dari anggota sebuah organisasi (mantan anggota), mengenai sesuatu perbuatan yang immoral, atau praktek  yang tidak sah, atau praktek-praktek tertentu di bawah kendali pimpinan mereka, yang merugikan kepentingan publik dimana seseorang yang melakukan pengungkapan tersebut berpotensi mendapatkan balasan atau tindakan tertentu (Near dan Miceli)

—  Dalam peraturan perundang-undangan Indonesia posisinya seringkali disamakan dengan  PELAPOR.

—  Namun definisi yang lebih baku diatur didalam SEMA 4/2011 dan Peraturan Bersama
—  WB : Yang bersangkutan merupakan pihak yang mengetahui dan melaporkan tindak pidana serta bukan merupakan bagian dari pelaku kejahatan yang dilaporkannya.

No comments:

Post a Comment